Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
youtube
instagram
linkedin
Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Prodi Magister Agribisnis Terbaik di Sumut
Call Support +6282267941123
Email Support
[email protected]
Location Jl. Setia Budi No 79 B Medan / Jl. Sei Serayu, No. 70 A Medan
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR
    • VISI DAN MISI
    • SARANA
      • HALL UMA
      • Convention Hall
      • MASJID KAMPUS
      • SARANA OLAHRAGA
      • LOKASI PARKIR
      • AIR MINUM RO
      • Discussion Lounge
      • PERPUSTAKAAN
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
      • LAPOR AOC
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL MATRIKULASI
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL SEMINAR / SIDANG
      • JADWAL UJIAN
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
      • Semester I (Satu)
      • Semester II (Dua)
      • Semester III (Tiga)
      • Semester IV (Empat)
  • AKTIVITAS PRODI
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • Repositori
      • OPAC
  • DOSEN
    • DAFTAR DOSEN TETAP PROGRAM STUDI
    • DOSEN PENASEHAT AKADEMIK
    • BLOG DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • E-LEARNING
    • OPAC UMA
  • ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • DOKUMEN PRODI
      • FORMULIR
      • ALUR PENYELESAIAN TESIS
      • PEDOMAN MAHASISWA
      • SYARAT SK SEMINAR/SIDANG
  • HUBUNGI KAMI
  • KERJASAMA

Apa itu pertanian organik?

Home > 2021 > Apa itu pertanian organik?

Apa itu pertanian organik?

Posted on 22 Juli 2021 by
0

Ada banyak penjelasan dan definisi untuk pertanian organik tetapi semuanya menyatu untuk menyatakan bahwa itu adalah sistem yang mengandalkan pengelolaan ekosistem daripada input pertanian eksternal. Ini adalah sistem yang mulai mempertimbangkan potensi dampak lingkungan dan sosial dengan menghilangkan penggunaan input sintetis, seperti pupuk dan pestisida sintetis, obat-obatan hewan, benih dan breed yang dimodifikasi secara genetik, pengawet, aditif dan iradiasi. Ini diganti dengan praktik pengelolaan spesifik lokasi yang memelihara dan meningkatkan kesuburan tanah jangka panjang dan mencegah hama dan penyakit.

“Pertanian organik adalah sistem manajemen produksi holistik yang mempromosikan dan meningkatkan kesehatan agro-ekosistem, termasuk keanekaragaman hayati, siklus biologis, dan aktivitas biologis tanah. Ini menekankan penggunaan praktik manajemen daripada penggunaan input di luar pertanian, dengan mempertimbangkan bahwa kondisi regional memerlukan sistem yang disesuaikan secara lokal. Hal ini dicapai dengan menggunakan, jika mungkin, metode agronomi, biologi, dan mekanis, yang bertentangan dengan penggunaan bahan sintetis, untuk memenuhi fungsi spesifik apa pun di dalam sistem.” (Komisi Codex Alimentarius FAO/WHO, 1999).

Sistem dan produk tidak selalu bersertifikat dan disebut sebagai “pertanian atau produk organik yang tidak bersertifikat”. Ini tidak termasuk sistem pertanian yang tidak menggunakan input sintetis secara default (misalnya sistem yang tidak memiliki praktik pembangunan tanah dan merusak lahan). Tiga kekuatan pendorong yang berbeda dapat diidentifikasi:

Pertanian organik yang digerakkan oleh konsumen atau pasar. Produk diidentifikasi dengan jelas melalui sertifikasi dan pelabelan. Konsumen mengambil keputusan sadar tentang bagaimana makanan mereka diproduksi, diproses, ditangani dan dipasarkan. Oleh karena itu, konsumen memiliki pengaruh yang kuat terhadap produksi organik.
Pertanian organik berbasis layanan. Di negara-negara seperti di Uni Eropa (UE), subsidi untuk pertanian organik tersedia untuk menghasilkan barang dan jasa lingkungan, seperti mengurangi polusi air tanah atau menciptakan lanskap yang lebih beragam secara biologis.
Pertanian organik yang digerakkan oleh petani. Beberapa petani percaya bahwa pertanian konvensional tidak berkelanjutan dan telah mengembangkan cara produksi alternatif untuk meningkatkan kesehatan keluarga, ekonomi pertanian dan/atau kemandirian mereka. Di banyak negara berkembang, pertanian organik diadopsi sebagai metode untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga atau untuk mencapai pengurangan biaya input. Produk belum tentu dijual di pasar atau dijual tanpa perbedaan harga karena tidak bersertifikat. Di negara maju, petani kecil semakin mengembangkan saluran langsung untuk mengirimkan produk organik yang tidak bersertifikat kepada konsumen. Di Amerika Serikat (AS), petani yang memasarkan sejumlah kecil produk organik secara resmi dibebaskan dari sertifikasi.

sumber : fao.org

related post : strategi-pemasaran-pertanian

Views: 757
View this post on Instagram

Shared post on Time

KAMPUS I

Kampus I : Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 Telepon : (061) 7360168
CALL CENTER : 0811-6013-888
Email : [email protected]

KAMPUS II

Kampus II : Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112 Telepon : (061) 42402994
HP : 0811 607 259 (Sdr. Wahyu)
[email protected]

Copyright © 2026 Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian