Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
youtube
instagram
linkedin
Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Prodi Magister Agribisnis Terbaik di Sumut
Call Support +6282267941123
Email Support
[email protected]
Location Jl. Setia Budi No 79 B Medan / Jl. Sei Serayu, No. 70 A Medan
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR
    • VISI DAN MISI
    • SARANA
      • HALL UMA
      • Convention Hall
      • MASJID KAMPUS
      • SARANA OLAHRAGA
      • LOKASI PARKIR
      • AIR MINUM RO
      • Discussion Lounge
      • PERPUSTAKAAN
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
      • LAPOR AOC
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL MATRIKULASI
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL SEMINAR / SIDANG
      • JADWAL UJIAN
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
      • Semester I (Satu)
      • Semester II (Dua)
      • Semester III (Tiga)
      • Semester IV (Empat)
  • AKTIVITAS PRODI
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • Repositori
      • OPAC
  • DOSEN
    • DAFTAR DOSEN TETAP PROGRAM STUDI
    • DOSEN PENASEHAT AKADEMIK
    • BLOG DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • E-LEARNING
    • OPAC UMA
  • ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • DOKUMEN PRODI
      • FORMULIR
      • ALUR PENYELESAIAN TESIS
      • PEDOMAN MAHASISWA
      • SYARAT SK SEMINAR/SIDANG
  • HUBUNGI KAMI
  • KERJASAMA

Penjelajah menemukan perusak Angkatan Laut Perang Dunia II, bangkai kapal terdalam ditemukan

Home > artikelnew > Penjelajah menemukan perusak Angkatan Laut Perang Dunia II, bangkai kapal terdalam ditemukan

Penjelajah menemukan perusak Angkatan Laut Perang Dunia II, bangkai kapal terdalam ditemukan

Posted on 27 Juni 202227 Juni 2022 by
0

Sebuah kapal perusak Angkatan Laut AS yang melibatkan armada Jepang yang unggul dalam pertempuran laut terbesar Perang Dunia II di Filipina telah menjadi bangkai kapal terdalam yang pernah ditemukan, menurut para penjelajah.

USS Samuel B. Roberts, yang dikenal sebagai “Sammy B,” diidentifikasi pada hari Rabu pecah menjadi dua bagian di lereng pada kedalaman 6.985 meter (22.916 kaki).

Itu menempatkannya 426 meter (1.400 kaki) lebih dalam dari USS Johnston, bangkai kapal terdalam sebelumnya yang ditemukan tahun lalu di Laut Filipina juga oleh penjelajah Amerika Victor Vescovo, pendiri Ekspedisi Kelautan Caladan yang berbasis di Dallas. Dia mengumumkan penemuan terbaru bersama dengan Ekspedisi EYOS yang berbasis di Inggris.

“Merupakan kehormatan luar biasa untuk menemukan kapal yang sangat terkenal ini, dan dengan melakukan itu memiliki kesempatan untuk menceritakan kembali kisah kepahlawanan dan tugasnya kepada mereka yang mungkin tidak tahu tentang kapal dan pengorbanan krunya,” Vescovo, mantan komandan Angkatan Laut, kata dalam sebuah pernyataan.

Sammy B. ambil bagian dalam Pertempuran Samar, fase terakhir Pertempuran Teluk Leyte pada Oktober 1944, di mana Angkatan Laut Kekaisaran Jepang menderita kerugian terbesar kapal dan gagal mengusir pasukan AS dari Leyte, yang mereka invasi sebelumnya sebagai bagian dari pembebasan Filipina.

Menurut beberapa catatan, kapal perusak melumpuhkan kapal penjelajah berat Jepang dengan torpedo dan secara signifikan merusak yang lain. Setelah menghabiskan hampir semua amunisinya, dia secara kritis dihantam oleh kapal perang utama Yamato dan tenggelam. Dari 224 awak, 89 tewas dan 120 diselamatkan, termasuk kapten, Lt. Cmdr. Robert W. Copeland.

Menurut Samuel J. Cox, pensiunan laksamana dan sejarawan angkatan laut, Copeland menyatakan bahwa “tidak ada kehormatan yang lebih tinggi” saat itu untuk memimpin orang-orang yang menunjukkan keberanian luar biasa seperti itu pergi berperang melawan rintangan yang luar biasa, di mana kelangsungan hidup tidak dapat diharapkan.

“Situs ini adalah kuburan perang yang disucikan, dan berfungsi untuk mengingatkan semua orang Amerika tentang biaya besar yang dilahirkan oleh generasi sebelumnya untuk kebebasan yang kita terima hari ini,” kata Cox dalam sebuah pernyataan.

Para penjelajah mengatakan bahwa hingga penemuan itu, catatan sejarah di mana bangkai kapal itu berada tidak terlalu akurat. Pencarian melibatkan penggunaan sonar pemindaian samping terdalam yang pernah dipasang dan dioperasikan pada kapal selam, jauh melampaui batasan komersial standar 6.000 meter (19.685 kaki), kata EYOS.

related post : American Airlines menguji pemindaian wajah di Bandara DFW

Views: 254
View this post on Instagram

Shared post on Time

KAMPUS I

Kampus I : Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 Telepon : (061) 7360168
CALL CENTER : 0811-6013-888
Email : [email protected]

KAMPUS II

Kampus II : Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112 Telepon : (061) 42402994
HP : 0811 607 259 (Sdr. Wahyu)
[email protected]

Copyright © 2026 Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian