19 Klub Inggris Protes Proses Ambil Alih Newcastle United

Pengambilalihan Newcastle United yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi membuat 19 klub Liga Premier protes dan mengajak rapat darurat. Berita besar baru saja muncul dari salah satu klub Liga Premier, Newcastle United.

Newcastle United telah resmi diambil alih oleh putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman melalui konsorsium Public Investment Fund (PIF). Dengan demikian, rezim Mike Ashley di Toons Army yang sudah berlangsung selama 14 tahun resmi berakhir.

Pengambilalihan tersebut membuat Newcastle United berubah menjadi klub dengan pemilik terkaya di dunia dan Inggris saat ini. Meski demikian, proses perubahan kepemilikan The Magpies menyisakan sejumlah kontroversi.

Sebelumnya, organisasi hak asasi manusia Amnesty International sempat mengkritik Liga Premier. Amnesty International menyebut Liga Premier ikut dalam praktik sportwashing yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi.

Praktik sportwashing tersebut dilakukan Kerajaan Arab Saudi untuk menutupi berbagai pelanggaran HAM yang telah mereka lakukan. Selain isu pelanggaran HAM, pengambilalihan Newcastle United juga membuat klub-klub Liga Premier meradang.

Sportbible, Sabtu (9/10), melaporkan 19 klub melancarkan protes kepada pihak Premier League. Hal tersebut dilakukan karena 19 klub tersebut menuding pengambilalihan Newcastle united dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Padahal, dalam pertemuan terakhir antarklub Liga Inggris dua minggu lalu, seluruh klub diberitahu pengambilalihan Newcastle United akan dilakukan pada Januari 2022. Rencananya, pertemuan tersebut akan dilaksanakan pada pekan depan.

Dalam pertemuan itu, ke-19 klub tidak berencana untuk melakukan pembatalan kesepakatan. Mereka hanya ingin mengetahui perubahan yang terjadi, sehingga membuat kesepakatan tersebut terjadi lebih cepat.

Selain itu, klub-klub itu juga menuntut alasan mereka tidak diberitahu lebih dulu soal pengambilalihan Newcastle United

sumber : waspada online

related post : inilah-kandidat-peraih-ballon d’or

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *