Gempa bumi bawah laut yang kuat dan dangkal mengguncang Indonesia bagian barat dan wilayah ibu kota Filipina pada hari Senin, tetapi tidak ada kerusakan serius yang dilaporkan dan tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.
Di Indonesia, gempa berkekuatan 6,7 skala richter dengan kedalaman 16 kilometer (10 mil) melanda sekitar 169 kilometer (104,8 mil) barat Pariaman, sebuah kota di provinsi Sumatera Barat, kata Survei Geologi AS.
Badan Meteorologi dan Geofisika Indonesia mengatakan gempa dirasakan di banyak bagian provinsi tetapi tidak ada bahaya tsunami. Itu terjadi sebelum fajar dan berpusat sekitar 161 kilometer (100 mil) tenggara Nias Selatan, sebuah kabupaten di provinsi Sumatera Utara.
Gempa bumi lain berkekuatan 6,4 SR mengguncang sebagian wilayah Manila dan provinsi-provinsi sekitarnya saat fajar, tetapi tidak ada laporan kerusakan atau cedera, kata Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina.
Gempa lepas pantai itu dipicu oleh pergerakan di sepanjang Palung Manila dan pusat gempanya sekitar 110 kilometer (68 mil) barat pulau Lubang di provinsi Mindoro Barat, yang terletak di selatan Manila, kata institut Filipina. Kedalamannya sekitar 28 kilometer (17 mil).
Indonesia dan Filipina terletak di sepanjang “Cincin Api” Pasifik — patahan seismik di sekitar Samudra Pasifik tempat sebagian besar gempa bumi dan letusan gunung berapi di dunia terjadi.
Gempa bumi berkekuatan 6,2 di provinsi Sumatera Barat Indonesia bulan lalu menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai lebih dari 400 orang. Ribuan rumah dan bangunan lainnya rusak akibat gempa yang dirasakan hingga Malaysia dan Singapura.
related post : Meningkatkan keamanan sibernya, Google membeli Mandiant seharga $5.4 miliar
