Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
youtube
instagram
linkedin
Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Prodi Magister Agribisnis Terbaik di Sumut
Call Support +6282267941123
Email Support
[email protected]
Location Jl. Setia Budi No 79 B Medan / Jl. Sei Serayu, No. 70 A Medan
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR
    • VISI DAN MISI
    • SARANA
      • HALL UMA
      • Convention Hall
      • MASJID KAMPUS
      • SARANA OLAHRAGA
      • LOKASI PARKIR
      • AIR MINUM RO
      • Discussion Lounge
      • PERPUSTAKAAN
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
      • LAPOR AOC
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL MATRIKULASI
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL SEMINAR / SIDANG
      • JADWAL UJIAN
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
      • Semester I (Satu)
      • Semester II (Dua)
      • Semester III (Tiga)
      • Semester IV (Empat)
  • AKTIVITAS PRODI
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • Repositori
      • OPAC
  • DOSEN
    • DAFTAR DOSEN TETAP PROGRAM STUDI
    • DOSEN PENASEHAT AKADEMIK
    • BLOG DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • E-LEARNING
    • OPAC UMA
  • ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • DOKUMEN PRODI
      • FORMULIR
      • ALUR PENYELESAIAN TESIS
      • PEDOMAN MAHASISWA
      • SYARAT SK SEMINAR/SIDANG
  • HUBUNGI KAMI
  • KERJASAMA

Stop Ekspor ‘Tanah Air’, RI Bisa Raup Rp 1.000 T per Tahun!

Home > 2021 > Stop Ekspor ‘Tanah Air’, RI Bisa Raup Rp 1.000 T per Tahun!

Stop Ekspor ‘Tanah Air’, RI Bisa Raup Rp 1.000 T per Tahun!

Posted on 24 September 2021 by
0

Pemerintah terus mendorong hilirisasi di sektor pertambangan demi meningkatkan nilai tambah bagi negara. Bukan tanpa alasan, semakin hilir produk yang dihasilkan, maka kontribusinya buat negara bisa berkali-kali lipat lebih tinggi.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku ‘TAMASYA: Tambang Mensejahterakan Masyarakat’, Kamis (23/09/2021).

Ridwan mengatakan, keberadaan industri tambang memberikan manfaat kepada pemerintah. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor pertambangan kini rata-rata setiap tahunnya Rp 40 triliun.

Namun demikian, angka penerimaan negara ini menurutnya bisa naik berlipat-lipat hingga Rp 1.000 triliun per tahun bila industri hilir semua komoditas tambang ini terbangun dan semua produk yang dihasilkan merupakan produk jadi dan bernilai tambah besar.

“Pemerintah mendapatkan manfaat dari industri pertambangan karena Penerimaan Negara Bukan Pajak Minerba setiap tahunnya rata-rata Rp 40 T. Kalau ditambahkan industri pengolahannya, kontribusi Rp 1.000 triliun per tahun, industri pertambangan dan industri pengolahannya sangat signifikan,” jelasnya.

Dia menegaskan, industri pertambangan menumbuhkan ekonomi secara nasional. Namun demikian, menurutnya manfaat tidak hanya dipetik oleh pemerintah saja, tapi juga bagi masyarakat.

“Kami menegaskan bahwa kegiatan pengembangan masyarakat ini upaya industri pertambangan bahwa industri ini sejahterakan, ini investasi jangka panjang,” paparnya.

Dalam hal ini, imbuhnya, ada 180.000 orang yang bekerja langsung di industri tambang. Jika dikalikan jumlah keluarga dari masing-masing yang terlibat di pertambangan empat orang, maka ada 700.000 orang yang terdampak langsung oleh industri pertambangan.

Sampai Juli 2021 PNBP di sektor ESDM terbesar berasal dari SDA Migas sebesar Rp 47,58 triliun, lalu SDA Minerba sebesar Rp 33,57 triliun, SDA Panas Bumi sebesar Rp 0,79 triliun, dan lainnya sebesar Rp 1,20 triliun.

Adapun target PNBP Sektor ESDM pada 2021 ini sebesar Rp 121,20 triliun, terdiri dari Migas Rp 75 triliun, Minerba Rp 39,10 triliun, Panas Bumi sebesar Rp 1,44 triliun, dan sektor lainnya sebesar Rp 5,66 triliun.

sumber : cnn.com

related post : negara-terancam-kelaparan

Views: 428
View this post on Instagram

Shared post on Time

KAMPUS I

Kampus I : Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 Telepon : (061) 7360168
CALL CENTER : 0811-6013-888
Email : [email protected]

KAMPUS II

Kampus II : Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112 Telepon : (061) 42402994
HP : 0811 607 259 (Sdr. Wahyu)
[email protected]

Copyright © 2026 Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian