KURIKULUM

Kebijakan Kurikulum

Kebijakan tentang kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dirumuskan sesuai SK Rektor UMA No:1456/R.07/XII/2005, sebagai penyempurnaan kurikulum tahun 2004 yang mengintegrasikan pendidikan berkepribadian dalam kurikulum. Pascasarjana senantiasa melakukan penyesuaian isi kurikulum dengan kebutuhan tuntutan masyarakat dan dunia kerja. Pengembangan kurikulum Pascasarjana dilakukan melalui ketetapan Senat dengan SK No:022/S-UMA/VII/2013 dan relevansinya dengan Perpres No.08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Program studi di Pascasarjana menyusun kurikulum dengan melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal dalam rangka mengakomodasi aspek-aspek:

  • Fungsi dan tujuan pendidikan
  • Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
  • Kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders)
  • Penguasaan inovasi IPTEKS dan keterampilan
  • Perkembangan norma dan eika akademik
  • Integrasi dan internalisasi nilai-nilai akhlaqulkarimah. Perkembangan IPTEKS bersumber dari hasil-hasil pertemuan ilmiah, himpunan profesi seperti HIMPSI, IKAHI, EROPA, Asosiasi Penyelenggaraan Program Magister, dan lain-lain.