Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
youtube
instagram
linkedin
Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Prodi Magister Agribisnis Terbaik di Sumut
Call Support +6282267941123
Email Support
[email protected]
Location Jl. Setia Budi No 79 B Medan / Jl. Sei Serayu, No. 70 A Medan
  • BERANDA
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR
    • VISI DAN MISI
    • SARANA
      • HALL UMA
      • Convention Hall
      • MASJID KAMPUS
      • SARANA OLAHRAGA
      • LOKASI PARKIR
      • AIR MINUM RO
      • Discussion Lounge
      • PERPUSTAKAAN
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL
      • LAPOR AOC
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL MATRIKULASI
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL SEMINAR / SIDANG
      • JADWAL UJIAN
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
      • Semester I (Satu)
      • Semester II (Dua)
      • Semester III (Tiga)
      • Semester IV (Empat)
  • AKTIVITAS PRODI
    • Kegiatan Prodi
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • E-LEARNING
      • APIK
      • Repositori
      • OPAC
  • DOSEN
    • DAFTAR DOSEN TETAP PROGRAM STUDI
    • DOSEN PENASEHAT AKADEMIK
    • BLOG DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • E-LEARNING
    • OPAC UMA
  • ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • DOKUMEN PRODI
      • FORMULIR
      • ALUR PENYELESAIAN TESIS
      • PEDOMAN MAHASISWA
      • SYARAT SK SEMINAR/SIDANG
  • HUBUNGI KAMI
  • KERJASAMA

Seoul: Peretas Korea Utara mencuri aset virtual senilai $1,2 miliar

Home > artikelnew > Seoul: Peretas Korea Utara mencuri aset virtual senilai $1,2 miliar

Seoul: Peretas Korea Utara mencuri aset virtual senilai $1,2 miliar

Posted on 2 Januari 2023 by
0

Peretas Korea Utara telah mencuri sekitar 1,5 triliun won ($1,2 miliar) dalam cryptocurrency dan aset virtual lainnya dalam lima tahun terakhir, lebih dari setengahnya tahun ini saja, kata agen mata-mata Korea Selatan, Kamis.

Para ahli dan pejabat mengatakan Korea Utara telah beralih ke peretasan crypto dan aktivitas dunia maya ilegal lainnya sebagai sumber mata uang asing yang sangat dibutuhkan untuk mendukung ekonominya yang rapuh dan mendanai program nuklirnya menyusul sanksi keras PBB dan pandemi COVID-19.

Badan mata-mata utama Korea Selatan, Badan Intelijen Nasional, mengatakan kemampuan Korea Utara untuk mencuri aset digital dianggap sebagai yang terbaik di dunia karena fokus negara tersebut pada kejahatan dunia maya sejak sanksi ekonomi AS diperketat pada tahun 2017 sebagai tanggapan atas uji coba nuklir dan misilnya. .

Sanksi P.B.B. yang diberlakukan pada tahun 2016-17 melarang ekspor utama Korea Utara seperti batu bara, tekstil, dan makanan laut, serta menyebabkan negara-negara anggota memulangkan pekerja Korea Utara di luar negeri. Perekonomiannya mengalami kemunduran lebih lanjut setelah memberlakukan beberapa pembatasan paling kejam di dunia terhadap pandemi.

NIS mengatakan peretas Korea Utara yang disponsori negara diperkirakan telah mencuri 1,5 triliun won ($1,2 miliar) aset virtual di seluruh dunia sejak 2017, termasuk sekitar 800 miliar won ($626 juta) tahun ini saja. Dikatakan lebih dari 100 miliar won ($ 78 juta) dari total berasal dari Korea Selatan.

Dikatakan peretas Korea Utara diperkirakan akan melakukan lebih banyak serangan dunia maya tahun depan untuk mencuri teknologi canggih Korea Selatan dan informasi rahasia tentang kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Korea Selatan.

Awal bulan ini, diplomat senior dari Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang sepakat untuk meningkatkan upaya untuk mengekang aktivitas siber Korea Utara yang ilegal. Pada bulan Februari, panel pakar PBB mengatakan Korea Utara terus mencuri ratusan juta dolar dari lembaga keuangan dan perusahaan mata uang kripto serta bursa.

Terlepas dari kesulitan ekonominya, Korea Utara telah melakukan sejumlah rekor atau uji coba rudal tahun ini dalam apa yang dikatakan beberapa ahli sebagai upaya untuk memodernisasi persenjataannya dan meningkatkan pengaruhnya dalam negosiasi di masa depan dengan saingannya untuk memenangkan keringanan sanksi dan konsesi lainnya.

related post : Kematian 3 lumba-lumba Kamboja yang terancam punah meningkatkan kewaspadaan

Views: 107
View this post on Instagram

Shared post on Time

KAMPUS I

Kampus I : Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 Telepon : (061) 7360168
CALL CENTER : 0811-6013-888
Email : [email protected]

KAMPUS II

Kampus II : Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112 Telepon : (061) 42402994
HP : 0811 607 259 (Sdr. Wahyu)
[email protected]

Copyright © 2026 Magister Agribisnis Universitas Medan Area | Inovatif, Profesional dan Berkepribadian