Rawat Motor Injeksi Harus Pakai Laptop, Apa Saja Sensor yang Diperiksa?

Motor injeksi dibekali teknologi canggih karena banyak sistemnya dioperasikan secara elektronik melalui ECU atau Electronic Control Unit. Maka dari itu, perawatan motor injeksi pun bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer.
Kalau kamu pernah ke bengkel resmi Yamaha, pasti pernah melihat mekanik yang sedang merawat motor injeksi dengan memanfaatkan notebook alias laptop. Laptop tersebut berfungsi untuk menampilkan data diagnosa dari perangkat Yamaha Diagnostic Tools (YDT).

“Perkembangan teknologi sepeda motor makin canggih, dan dilengkapi berbagai macam sensor. Hal ini tentunya akan mempengaruhi cara perawatan dan pengecekan sepeda motor. Jika dulu pakai sistem pengecekan manual, kini Yamaha menggunakan perangkat digital Yamaha Diagnostic Tools (YDT), serta computer untuk mendukung perawatan sepeda motor injeksi Yamaha menjadi lebih cepat dan akurat,” tutur Riyadi, Manager After Sales CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), dalam keterangan resminya.

Motor Yamaha dengan teknologi Blue Core memiliki beberapa sensor yang yang akan memberikan informasi ke ECU. Sensor tersebut diantaranya Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Temperature Sensor (IATS), Intake Air Pressure Sensor (IAPS), Crankshaft Position Sensor (CPS), O2 Sensor, hingga Engine Temperature Sensor. Agar kondisi sepeda motor tetap optimal, sensor tersebut wajib diperiksa kondisinya menggunakan YDT.

Yamaha Diagnostic Tool adalah alat untuk mendiagnosa fungsi setiap sensor, troubleshooting, pencatatan riwayat kerusakan, hingga pemrograman ulang ECU. YDT menjadi alat ukur spesifik yang disambungkan ke komputer untuk mengecek kondisi sepeda motor yang sudah memiliki banyak sensor, khususnya pada sistem FI.

sumber : detik.com

related post : LIFEs 2021 Angkat Tema Arab Asyiq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *